Text
SISTEM EKONOMI TRADISIONAL SEBAGAI PERWUJUDAN TANGGAPAN AKTIF MASYARAKAT TERHADAP LINGKUNGANNYA
Sagu bagi penduduk Waropen khususnya Desa Urei Faisei, merupakan makanan pokok dan sumber mata pencaharian utama. Tempat menokok sagu dikenal dengan dusun (aro). Pengolahan sagu untuk tujuan-tujuan konsumptip, pengadaan tenaga kerja terbatas pada keluarga yang bersangkutan. Menokok sagu merupakan kegiatan yang secara beruntun dilaksanakan. Hasil produksi sagu dikenal dengan tepung sagu basah/mentah. Di dalam pendistribusian sagu kepada yang membutuhkan, selalu melandaskan kepada prinsip pemerataan, prinsip ekonomi dan prinsip. Pendistribusian sagu terlihat dari prosesnya, dilakukan secara langsung dan secara tidak langsung. Untuk mempercepat proses pendistribusian sagu dari konsumen (pemilik sagu) kepada yang membutuhkan, biasanya di topang alat transportasi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain