Text
PERANAN KAUM WANITA DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN DI FRONT TIMUR KOTA PADANG TAHUN 1945-1950
Keterlibatan wanita dalam perang kemerdekaan di kota Padang menunjukkan bahwa tingkat kepedulian mereka terhadap usaha membela negara relatif tinggi. Secara organisatoris keterlibatan kaum wanita dalam perang kemerdekaan di Sumatera Barat umumnya dan Kota Padang khususnya dapat dibagi menjadi 2 kelompok yaitu Keputrian Republik Indonesia (KRI) dan Sabil Muslimat. KRI lebih merupakan sebagai organisasi pejuang dari wanita yang berpendidikan sekuler dan juga banyak berada di garis belakang, karena berada langsung dibawah TNI. Adapun keanggotaan Sabil Muslimat lebih banyak diwarnai oleh organisasi wanita Muhammadiyah. Kedua organisasi perjuangan wanita ini bubar pada tahun 1950, ketika Belanda telah mengakui kemerdekaan Indonesia.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain