Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of TERNATE SEBAGAI BANDAR JALUR SUTRA
Penanda Bagikan

Text

TERNATE SEBAGAI BANDAR JALUR SUTRA

RZ. LEIRISSA, SHALFIYANTI, RESTU GUNAWAN - Nama Orang;

Munculnya Ternate sebagai bandar jalur sutra berkaitan erat dengan intekrasi jalur dagang darat maupun laut. Jalur darat erat kaitannya dengan ekspansi dinasti Mongol dari Cina, sedangkanjalur laut dimulai abad 13 pada waktu kekuasaan dinasti Abbasiyah menurun. Dalam Kitab Negarakertagama yang ditulis Mpu Prapanca (1365) mencatat Maluku Utara atau lazimnya disebut Maloko Kie Raha terdiri dari 4 kerajaan besaryaitu Ternate, Tidore, Jailolo dan Bacan. Islam masuk di Ternate sekitar akhir abad 15, tetapi tidak terkait secara langsung dengan pedagang Cina yang sudahmasuk Ternate sekitar abad ke-10. Ternate sebagai bandar jalur sutra mengalami masa jaya pada abad ke-16. Dalam sejarah Ternate dan kronik kerajaan Bacan bentuk kekuasaan politik adalah boldan-boldan yang dikuasai oleh kolano-kolano Boldan-boldan dapat dikatakan bentuk awal dari kerajaan tradisional Maluku yang muncul pada pertengahan abad 15. Dari kajian arkeologis dan sejarah terutama sepanjang abad 16, Ternate dengan Islam sebagai basis penuntun dan kekayaan alam atau hasil bumi menjadi andalan kemakmurannya mengalami transformasi sosial yang kritis, disebabkan karena Portugis dan Belanda yang tidak hanya berdagang tetapi juga ingin menjajah. Sampai tahun 1970-an penduduk yang berdiam di Halmahera Utara menguasai bahasa Ternate sebagai bahasa kedua dan digunakan sebagai bahasa pergaulan antar etnis. Bahkan di Tobelo masih digunakan dalam syair nyanyian kuno.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Maluku Utara : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1999
Deskripsi Fisik
92
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SEK - 900 (900-909)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?