Buku yang berjudul Surya di Khatulistiwa Sejarah Muhammadiyah Kalimantan Barat 1925-1949 ini menegaskan bahwa sejarah pergerakan keagamaan tidak pernah berdiri di ruang hampa. Kehadiran Muhammadiyah di Kalimantan Barat pada periode 1925-1949 sebagaimana ditunjukkan dalam narasi buku ini, merupakan respon terhadap tantangan zaman: modernisasi Pendidikan Islam, resistensi terhadap kolonialisme, s…
Buku Tradisi Lisan & sejarah Lisan di Kabupaten Kayong Utara ini mendokumentasikan warisan budaya dan sejarah lokal yang hidup dalam tuturan Masyarakat Simpang, Sukdana, dan Karimata melalui cerita rakyat, riwayat tokoh, serta tradisi budaya yang diwariskan antargenerasi. Didalam buku ini berisi IV Bab, yang masing-masing bab memiliki sub bahasan yaitu : (Bab I) Mengenal Tradisi Lisan. (Bab I…
Panembahan Raden Danu, salah satu Pangeran Kesultanan Sintang yang menghabiskan masa kecil di pengasingan karena sifat ayahnya yang menolak patuh kepada pemerintah Kolonial Belanda. Tercatat pernah menempuh pendidikan formal di berbagai jenjang sekolah kolonial yang ada di Pulau Jawa. Setelah kembali ke Kalimantan Barat, diangkat oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai Demang di Monterado. Sel…
Ditilik dari bentuknya Mendu dapat digolongkan teater rakyat atau teater tradisional Kehidupan seni teater di Indonesia dapat dibagi menjadi dua golongan walaupun secara lahiriah secara tegas sukar dibedakan, disebabkan keduanya berdampingan, saling isi mengisi dan saling pengaruh mempengaruhi. Namun perbedaan yang satu dengan yang lainnya dikarenakan oleh perbedaan sumber, wawasan, cita rasa p…
Buku yang berjudul 100 Tahun melintasi Peradaban Kawasan Pasar Sambas ini berisikan mengenai perjalanan peradaban pasar Sambas selama 100 tahun, terhitung sejak tahun 1890-1999. Kata peradaban sendiri muncul dari terletaknya Pasar Sambas di tepian sungai. Sungai sendiri, menjadi ikon dari awal terbentuknya peradaban. Dengan lokasi pasar yang berada di antara dua aliran sungai, menjadi ciri khas…
Dalam kegiatan ini terlihat adanya pengaruh modernisasi yaitu mekanisasi pada alat pertanian pengolah tanah (traktor tangan) yang saat penelitian dilangsungkan disebutkan oleh aparat desa setempat jumlahnya tidak lebih dari 3 buah. Pada saat dilakukan penanaman hampir semua alat-alat yang digunakan masih tradisional. Pada tahap pemeliharaan alat-alat yang digunakan adalah alat penyemprot hama d…
DAMPAK PERKEBUNAN SAWIT TERHADAP MASYARAKAT DI KABUPATEN MUARA JAMBI PROPINSI JAMBI Perkebunan sawit di MuaroJambi berdasarkan bentuk pengelolaannya dapat dibedakan dalam beberapa bentuk, yaitu : Perkebunan rakyat, Perkebunan negara, Perkebunan swasta. Dengan memperhatikan penghasilan dari perkebunansawit, di satu sisi pada dasarnya relative dapat mensejahterakan masyarakat di sekitar perkebun…
Terjadinya penyempitan lahan pertanian karena tuntutan pembangunan dan perkembangan suatu lingkungan, tidak menurunkan semangat warga tani di lingkungan bersangkutan untuk tetap mengusahakan sisa lahan pertanian mereka yang masih ada. Terjadilah penyempitan lahan ditambah adanya gangguan pencemaran yang menyebabkan merosotnya hasil yang diperoleh, maka usaha untuk memanfaatkan lahan sisa ini di…
Masalah penyempitan lahan pertanian di lingkuangan pemukiman Pineung pada dasarnya merupakan persoalan pilihan di antara beberapa kemungkinan yang dipandang lebih menguntungkan. Kemungkinan pilihan pertaka, adalah tetap mempertahankan lahan yang masih tersisa untuk kegiatan usaha tani. Pola usaha tani yang di kembangkan bisa saja dengan jenis tanaman semula, atau digantikan sama sekali dengan …
Setelah mengikuti uraian dari bab per bab di atas, maka jelas wilayah Kabupaten Wonogiri merupakan wilayah yang paling banyak terkena penyempitan lahan pertaniannya, sebagai akibatnya di bangunnya "Waduk Serba Guna" dengan menenggelam kan 45 desa menjadi daerah genangan waduk. Daerah Kelurahan Kudengrejo Kecamatan Nguntorodadi adalah daerah yang banyak terkena penyempitan lahan pertaniaan. H…