Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SONGKET SAMBAS, TRADISI DAN IDENTITAS
Penanda Bagikan

Text

SONGKET SAMBAS, TRADISI DAN IDENTITAS

ASNAINI MARDJANI - Nama Orang;

Sebagai sebuah kota budaya, Sambas memiliki kain khas yang dikenal masyarakat setempat dengan Kain Lunggi atau disebut juga Kain Bannang Ammas, karena salah satu bahan yang digunakan adalah benang yang berwarna kuning keemasan. Benang inilah yang lebih akrab disebut Tenun Songket Sambas. Bahan dasar dalam pembuatan kain tenun Sambas adalah benang dengan aneka ragam warna dan benang emas yang menjadi ciri khas kain tenun ini. Dahulu, proses pewarnaan benang harus melalui proses pencelupan. Namun hal tersebut tidak diperlukan lagi karena tersedia benang-benang baik benang longsen maupun benang pakan dengan aneka warna sesuai kebutuhan. Proses menenun secara umum terdiri dari beberapa tahapan meliputi menarrau, mengani. Terdapat beberapa macam motif yang terdapat dalam kerajinan tenun Sambas, diantaranya pucuk rebung, tabur melati, tabur bintang, bunga tanjung, bunga malek, serong pita berbunga, serong parang manang dan masih banyak lagi. Motif-motif tersebut merupakan refleksi dari nilai-nilai budaya masyarakat setempat yang kebanyakan berhubungan dengan flora yang hidup dalam lingkungan alam masyarakat Sambas. Motif tenun songket merupakan perwujudan dari endapan sejarah, falsafah, nilai-nilai dan pandangan hidup masyarakat Melayu Sambas yang memiliki banyak makna simbolik didalamnya. Makna simbolik tersebut diwariskan dari generasi ke generasi melalui karya yang dihasilkan. Kebanyakan hanya melalui catatan kecil, gambaran pada media sederhana bahkan penggalan cerita pada saat sang ibu mengajarkan anak-anaknya. 

 
Sebagai sebuah kota budaya, Sambas memiliki kain khas yang dikenal masyarakat setempat dengan Kain Lunggi atau disebut juga Kain Bannang Ammas, karena salah satu bahan yang digunakan adalah benang yang berwarna kuning keemasan. Benang inilah yang lebih akrab disebut Tenun Songket Sambas. Bahan dasar dalam pembuatan kain tenun Sambas adalah benang dengan aneka ragam warna dan benang emas yang menjadi ciri khas kain tenun ini. Dahulu, proses pewarnaan benang harus melalui proses pencelupan. Namun hal tersebut tidak diperlukan lagi karena tersedia benang-benang baik benang longsen maupun benang pakan dengan aneka warna sesuai kebutuhan. Proses menenun secara umum terdiri dari beberapa tahapan meliputi menarrau, mengani. Terdapat beberapa macam motif yang terdapat dalam kerajinan tenun Sambas, diantaranya pucuk rebung, tabur melati, tabur bintang, bunga tanjung, bunga malek, serong pita berbunga, serong parang manang dan masih banyak lagi. Motif-motif tersebut merupakan refleksi dari nilai-nilai budaya masyarakat setempat yang kebanyakan berhubungan dengan flora yang hidup dalam lingkungan alam masyarakat Sambas. Motif tenun songket merupakan perwujudan dari endapan sejarah, falsafah, nilai-nilai dan pandangan hidup masyarakat Melayu Sambas yang memiliki banyak makna simbolik didalamnya. Makna simbolik tersebut diwariskan dari generasi ke generasi melalui karya yang dihasilkan. Kebanyakan hanya melalui catatan kecil, gambaran pada media sederhana bahkan penggalan cerita pada saat sang ibu mengajarkan anak-anaknya.
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kalimantan Barat : BPNB PONTIANAK., 2012
Deskripsi Fisik
45hlm; 15cm x 24cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
746.1 (740-749)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?