Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of NELAYAN YANG BERTAHAN PENGETAHUAN MASYARAKAT NELAYAN DI KEC. SELIMBAU (KAPUAS HULU) DALAM PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM
Penanda Bagikan

Text

NELAYAN YANG BERTAHAN PENGETAHUAN MASYARAKAT NELAYAN DI KEC. SELIMBAU (KAPUAS HULU) DALAM PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM

BENEDIKTA JULIATRI WIDI WULANDARI - Nama Orang;

Masyarakat nelayan di Kecamatan Selimbau mengenal adanya organisasi rukun nelayan, yaitu organisasi yang terdiri dari para nelayan yang bekerja menangkap ikan di suatu wilayah tertentu. Rukun nelayan dipimpin oleh seorang ketua nelayan yang dipilih secara langsung oleh warganya. Setiap rukun nelayan memiliki wilayah kerja yang dikuasai secara bersama-sama. Didalam wilayah kerja tersebut, para nelayan akan memasang alat-alat tangkap ataupun melakukan aktivitas pengambilan ikan. Didalam suatu wilayah kerja terdapat aturan yang diberlakukan untuk semua orang yang melakukan aktivitas penangkapan ikan disitu. Nelayan yang bekerja didaerah aliran sungai dan kawasan danau menggunakan beragam jenis alat tangkap yang memiliki bentuk dan fungsi berbeda, diantaranya jala, perangkap ikan, alat tangkap yang dipasangi mata pancing, dan sebagainya. Masyarakat nelayan di Selimbau ini telah mengenal teknik pembudidayaan ikan. Dan yang paling banyak dibudidayakan oleh masyarakat adalah ikan toman yang dipelihara didalam keramba-keramba apung. Selain itu ada ikan siluk yang nilai jualnya sangat tinggi. Ada beberapa jenis alat tangkap yang dinilai dapat mengancam kelestarian ikan, yaitu alat tangkap yang terbuat dari warin, pukat atau empang putus, serta jermal karam kemarau.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KBA-304.2 (300-309) BEN N
Penerbit
DKI JAKARTA : KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 2015
Deskripsi Fisik
vi + 130hlm ; 15cm x 21cm, ILUS.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-70150-8-1
Klasifikasi
KBA-304.2 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?