Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of BALA SARIBU KAJIAN TENTANG TRANSFORMASI TRADISI DAYAK UNTUK GERAKAN PEMBANGUNAN DI DESA NANGKA, KABUPATEN LANDAK, PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Penanda Bagikan

Text

BALA SARIBU KAJIAN TENTANG TRANSFORMASI TRADISI DAYAK UNTUK GERAKAN PEMBANGUNAN DI DESA NANGKA, KABUPATEN LANDAK, PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BENEDIKTA JULIATRI WIDI WULANDARI - Nama Orang;

Di masa lalu pengayauan merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Dayak di Kalimantan. Bala saribu adalah salah satu komponen dari tradisi pengayauan tersebut, khususnya dalam peristiwa pengayauan yang dimaknai sebagai ”turun untuk berperang”. Bala saribu dihadirkan melalui upacara sakral Nyaru’ Tariu (Nariu) yang dilaksanakan sebelum pergi mengayau (berperang). Melalui upacara ini para panglima perang mengundang atau memanggil roh kamakng untuk membantu mereka. Roh kamakng tersebut akan merasuki tubuh orang-orang yang memanggilnya, sehingga mereka memperoleh kekuatan berlipat ganda seperti layaknya kekuatan seribu orang. Oleh sekelompok kaum muda di Kalimantan Barat, karakter dasar dari bala saribu itu kemudian dijadikan sebagai semangat untuk mengembangkan Gerakan Bala saribu di Borneo Barat. Transformasi tradisi budaya dapat terlihat melalui adanya perbedaan antara bala saribu di masa lalu dengan Gerakan Bala Saribu yang dikembangkan di masa kini. Jika dahulu bala saribu berwujud kekuatan roh yang merasuki orang-orang (para panglima perang) yang hendak pergi mengayau atau berperang, maka kini Gerakan Bala Saribu merupakan kekuatan yang dihimpun dari masyarakat melalui pengumpulan dana publik. Kesediaan masyarakat untuk berpartisipasi melalui pemberian sumbangan sebesar seribu rupiah per orang/lembaga ini diharapkan dapat membuat Gerakan Bala Saribu menjadi semakin kuat, bergerak cepat, dan memberikan dampak yang besar bagi perubahan masyarakat desa ke arah yang lebih baik.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KBA - 399 (390-399) BEN B
Penerbit
BPSNT PONTIANAK : BPSNT PONTIANAK., 2011
Deskripsi Fisik
xi + 120hlm; 15,3cm x 20,5cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
KBA - 399 (390-399)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • BALA SARIBU KAJIAN TENTANG TRANSFORMASI TRADISI DAYAK UNTUK GERAKAN PEMBANGUNAN DI DESA NANGKA, KABUPATEN LANDAK, PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?