Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of AGAMA DAN KEBUDAYAAN ORANG HAKKA DI SINGKAWANG  MEMUJA LELUHUR DAN MENANTI DATANGNYA REZEKI
Penanda Bagikan

Text

AGAMA DAN KEBUDAYAAN ORANG HAKKA DI SINGKAWANG MEMUJA LELUHUR DAN MENANTI DATANGNYA REZEKI

M. IKHSAN TANGGOK - Nama Orang;

Sebagian besar orang Hakka di Singkawang menganut agama Budha. Namun dalam kesehariannya mereka juga masih mempraktikkan ajaran Konghucu dan Tao. Sebagian besar Kelenteng di Singkawang bercorak Tri Dharma, ini artinya kelenteng tersebut dapat difungsikan oleh umat Tao, Konghucu, dan Budha untuk melakukan ibadah secara bersamaan. Dan ini menunjukkan bahwa orang Hakka di Singkawang sangat toleran terhadap agama-agama di luar keyakinan mereka. Keluarga dalam kebudayaan orang Hakka di Singkawang memiliki peranan penting dalam upacara pemujaan leluhur karena dilakukan setelah orang pertama yang membangun keluarga tersebut meninggal dan peristiwa ini melibatkan seluruh anggota keluarga. Dalam kebudayaan nya, bukan anak laki-laki saja yang dapat melakukan pemujaan leluhur, melainkan anak wanita yang sudah menikah, menantu, dan anak-anaknya. Bagi orang Hakka, hal ini merupakan suatu keberuntungan karena upacara pemujaan leluhur bukan saja dapat memperkuat ikatan persaudaraan antarsesama marga, melainkan juga mempererat hubungan antarmarga. Hakikat pemujaan leluhur dalam masyarakat Hakka adalah untuk mendapatkan keselamatan dan restu dari leluhur. Dalam buku ini juga telah menunjukkan bahwa orang Hakka masih meyakini bahwa roh leluhur tetap hidup di dunia lain setelah kematiannya. Mereka juga meyakini bahwa kehidupan leluhur di dunia lain tidak ubahnya seperti kehidupan manusia di dunia. Upacara pemujaan leluhur yang dilakukan oleh orang-orang Hakka di Singkawang dewasa ini, pada dasarnya merupakan warisan tradisi orang-orang Cina di masa lampau yang diwariskan secara turun temurun melalui anak laki-laki.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KSB - 305.8 (300-309) MUH A
Penerbit
DKI JAKARTA : BUKU KOMPAS., 2017
Deskripsi Fisik
vii +224hlm; 14,2cm x 21cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-412-173-0
Klasifikasi
KSB - 305.8 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?