Nilai-nilai budaya yang dapat dikembangkan menjadi kebudayaan nasional, biasanya digali dari kebudayaan daerah dan kebudayaan umum lokal. Dari kebudayaan umum lokal yang terdapat di kota Tembilahan, dapat diketahui bahwa di kota ini sudah terjadi akulturasi atau adaptasi budaya antar kelompok suku bangsa. Merupakan hal yang biasa apabila kelompok dari salah satu suku bangsa melakukan kebiasaan …
Pola interaksi dari ungkapan-ungkapan yang masih hidup di masyarakat Melayu mencerminkan kehidupan bermasyarakat atau individu, dimana harus ada rasa saling mengasihi, saling tenggang rasa, hormat menghormati dan lain-lain sehingga tetangga dianggap seperti saudara sekandung. Sedangkan orang tua harus selalu dihormati, maka segala nasehatnya harus didengar serta dituntut bersikap sopan terhadap…
Pasar Senggarang di Kampung Bugis yang dewasa ini sebagai pasar belumboleh dikatakan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat disekitarnya. Banyak hal yang dapat kita kemukakan kenapa pasar di Senggarang ini belum berfungsi seperti pasar-pasar lainnya. Hal ini mengingat bahwa jenis-jenis barang yang diperdagangkan masih terbatas, begitu pula para konsumennya sebagian besar hanya masyarakat Desa Kamp…
Keberadaan media komunikasi dan informasi, seperti televisi, radio, majalah dan surat kabar di desa Batu Sembilan, telah mempengaruhi kehidupan sosial budaya masyarakat setempat. Kehidupan masyarakat desa ini yang dahulu sarat dengan nilai-nilai tradisional secara turun temurun, mengalami berbagai perubahan atau pergeseran yang terjadi secara langsung ataupun tidak langsung serta di sadari atau…
SYAIR RAKSI MACAM BARU Naskah lama yang berasal dari daerah Riau yang berjudul Syair Raksi Macam Baru isinya tentang pedoman atau acara bertingkah laku dalam keluarga, masyarakat, dan negara. Nilai-nilai yang terkandung di dalam naskah ini adalah nilai Ketuhanan, kecintaan terhadap tanah air, kejujuran, ketelitian, ketenggangrasaan, keteladanan. Nilai-nilai ini dapat menunjang pembangunan, b…
KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT PEDESAAN DALAM UPAYA PEMELIHARAAN LINGKUNGAN HIDUP DI DAERAH RIAU Walaupun masyarakat Lingga bukan masyarakat petani melainkan masyarakat nelayan, mereka juga akrab dengan lingkungan suasana rumah. Mereka mengenal dengan baik akan perubahan musim, kondisi tanah atau laut, dan ini yang merupakan mata pencaharian sehari-hari. Keterkaitan nelayan dengan alam frekue…
Berdasarkan sejarah penduduk di ketiga kawasan (Singapura, Malaysia dan Riau) adalah serumpun, karena mereka sama-sama mengakui bahwa Nila Utama yang bergelar “Sri Tri Buana” yang datang dari Bukit Siguntang Mahameru di Palembang (Sriwijaya) adalah cikal bakal raja-raja Melayu Riau dan kawasan Semenanjung. Letak Selat Malaka yang demikian strategis, sebagai jalur lalu lintas pelayaran dunia…
Keberadaan Kesultanan Riau Lingga yang berpusat di Daik berlangsung kurang lebih 100 tahun, yang diawali oleh Sultan Mahmud Riayat Syah pada awal tahun 1801, dengan membangun kota Parit, pasar dan mesjid sedangkan Sultan yang terakhir adalah Sultan Abdul Rahmad Muazam Syah yang diturunkan tahta oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1911. Peranan para penguasa Kesultanan Riau Lingga ini cuku…
PEMBINAAN DISIPLIN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT KOTA DAERAH RIAU Pelaksanaan program K3 (ketertiban, keamanan, dan kebersihan) di daerah Pekanbaru telah di mulai pada awal tahun 1986. Khusus mengenai kebersihan di dua lokasi penelitian ini dalam pelaksanaannya pada prinsipnya sama, yaitu dengan dibentuknya petugas khusus yang menyangkut sampah dengan waktu yang telah ditetapkan yaitu pagi dan sore …
RAJA HATIJAH: PENGABDIAN DAN KARYANYA Buku ini memuat beberapa judul sebagai berikut: 1) Raja Hatijah: Pengabdian dan Karyanya oleh Drs. Gatot Winoto. Menghimbau agar generasi muda dapat mencontoh sepak terjangnya, terutama di bidang pendidikan karena pendidikan merupakan salah satu syarat untuk menjadi masyarakat maju. 2) Perlawanan-Perlawanan (Lokal) terhadap Penguasa Asing di…