Sesuai dengan tujuan pembuatan Kebijaksanaan Teknis Operasional Direktorat Pembinaan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa ini untuk memberikan arah dalam melaksanakan upaya pembinaan dan pengembangan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, maka di dalam menyusun program dan kegiatan tahunan harus selalu berlandaskan Kebijaksanaan Teknis Operasional Direktorat Pembinaan Penghayat…
PENGKAJIAN NILAI-NILAI LUHUR BUDAYA SPIRITUAL BANGSA DAERAH JAWA TENGAH Penyajian hasil pengkajian nilai-nilai luhur budaya spiritual bangsa yang meliputi enam organisasi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di daerah Jawa Tengah, nilai-nilai luhur budaya spiritual bangsa meliputi ajaran yang mengandung nilai religius dan ajaran yang mengandung nilai moral. Semua ajaran penghayat…
Yang dimaksud dengan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, adalah mereka yang menganut aliran kebatinan, kerokhanian dan kejiwaan. Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan usaha manusia untuk menangkap konsepsi keberadaan Tuhan sebagai Dzat Maha Tinggi, Pencipta dan Pemelihara Alam Semesta. Dan juga merupakan kontak hubungan antara pribadi penghayat dengan Tuhannya
PEDOMAN TEKNIS PEMBINAAN PENGHAYAT KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA Sesuai dengan tujuan pembuatan Kebijaksanaan Teknis Operasional Direktorat Pembinaan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa ini untuk memberikan arah dalam melaksanakan upaya pembinaan dan pengembangan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, maka di dalam menyusun program dan kegiatan tahunan harus selalu…
Naskah Kuno daerah Jawa Tengah yang berjudul Babad Nitik isinya menceritakan tentang pengalaman Sultan Agung Mataram III dalam melakukan perjalanan secara gaib ke seluruh jawa, Asia Tenggara, Asia Timur Tengah, ke dasar laut dan ke Surga. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya naskah ini adalah nilai : Nilai Pendidikan, Nilai Kepemimpinan, Nilai kesatuan, Nilai religius yang dapat menunjang pe…
Serat Wulangbbrata ditulis oleh Sri Sultan Hamengku Buwono Senapati Ing Alaga Abdurrahman Sayidin Panatagama Kalifatullah yang ke V, yang menjadi raja di Kraton Yogyakarta mulai dari tanggal 19 Desember 1823 - 5 Juni 1855. Serat Wulangbrata berisi berbagai nasihat dan pelajaran bagi seorang raja yang sedang berkuasa, nasihat dan pelajaran bagi seseorang yang mengabdi kepada raja dan juga berisi…